AL-QURAN OBAT SEGALA PENYAKIT (bag. I)

posted in: Agama Islam | 4

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Berikut ini adalah penjelasan (tafsir) Al-Quran yang tepat, baik, dan benar tentang membaca ayat-ayat Al-Quran –yakni firman-firman Allah– sebagai obat penyembuh segala penyakit bagi orang-orang beriman.

 

Al-Quran Obat Segala Penyakit (bag. I)

diterjemahkan dari tulisan Asy-Syaikh Abdulloh bin Muhammad As-Sadhan. Beliau berkata:

Pengobatan yang pertama dan utama adalah dengan Al-Quran, baru kemudian dengan memakai obat-obatan lain, sekalipun untuk penyakit-penyakit fisik. Tidak seperti yang dikira oleh sebagian pelaku pengobatan Al-Quran yang mereka tidak mengerti. Mereka katakan; “jika penyakit seseorang bersifat fisik maka hendaknya ia pergi ke rumah sakit, jika penyakitnya bersifat psikis maka hendaknya ia pergi ke psikiater. Sedangkan kalau penyakitnya bersifat rohani, maka obatnya adalah diruqyah.”

Dari mana mereka memperoleh pembagian seperti ini? Bahkan Al-Qur`an adalah obat bagi hati sekaligus penyembuh untuk badan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:
و ننزل من القران ما هو شفاء و رحمة للمؤمنين
“Dan Kami menurunkan Al-Qur`an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” (Quran Surah Al-Isra`: 82)

Cermatilah kata syifaa` dalam ayat di atas. Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidak mengatakan dawa` (obat), karena yang namanya syifa` (penyembuh) adalah hasil yang nyata. Sedangkan dawa` (obat) itu mungkin dapat menyembuhkan, dan mungkin juga tidak.ayat-ayat-al-quran-obat-penyembuh-segala-penyakit

Dalam kitab Zaadul Ma’aad, Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rohimahulloh berkata:
Al-Quran adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit qolbu dan badan, dan dari segala jenis penyakit dunia dan akhirat *[1]. Tapi tidaklah semua orang bisa menjadi ahli dari pengobatan ini dan tidak pula setiap orang mendapatkan taufiq untuk melakukan pengobatan dengan Al-Quran *[2].


Apabila seseorang yang sakit, melakukan pengobatan dengan pengobatan Al-Quran secara baik dan benar, mengobati penyakitnya dengan pengobatan ini –disertai kejujuran dan keimanan– penerimaan yang sempurna, keyakinan yang mantap serta memenuhi syarat-syaratnya, maka penyakit tidak akan mampu mengalahkannya untuk selama-lamanya.

Bagaimana mungkin penyakit-penyakit itu dapat kuat melawan perkataan Robb penguasa langit dan bumi, yang jikalau perkataan (ayat-ayat)-Nya diturunkan kepada gunung-gunung tentulah gunung-gunung tersebut akan hancur lebur?*[3] Atau seandainya diturunkan kepada bumi niscaya bumi akan terbelah! Tidaklah ada satu pun penyakit, baik penyakit qolbu maupun penyakit badan, kecuali di dalam Al-Quran telah ada petunjuk tentang cara pengobatannya, sebab-sebabnya, dan juga tindakan-tindakan penjagaan diri dari penyakit tersebut bagi orang yang telah Allah beri rezeki berupa pemahaman (yang benar) terhadap kitab-Nya (Al-Quran).

Barang siapa yang tidak dapat disembuhkan dengan Al-Quran, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menyembuhkan penyakitnya. Dan barang siapa yang merasa tidak cukup diobati dengan Al-Quran maka Allah Ta’ala tidak akan membuatnya cukup dengan obat-obatan yang lain.” (Zadul Ma’ad 4/352)

Dan ini harus disertai dengan keyakinan kuat dan prasangka baik terhadap Alloh Ta’ala. Karena salah satu syarat seorang yang sakit dapat memperoleh manfaat dari suatu obat adalah dengan menerima dan meyakini manfaat obat tersebut (Zadul Ma’ad 4/98). Tidak boleh seseorang  hanya sekadar mencoba-coba berobat dengan Al-Quran, karena perbuatan semacam ini merupakan cacat dalam hal aqidah. Sebagai misal, seseorang yang sekadar mencoba-coba berobat dengan air zamzam, tidak akan memperoleh manfaat dari air tersebut. Jadi harus disertai dengan keyakinan bahwa obat tersebut bermanfaat dengan izin Alloh Ta’ala.

(bersambung Insya Allah…)

 

*[1] Penyakit dunia adalah penyakit yang dapat memberikan mudhorot bagi si penderitanya di dunia, sedangkan penyakit akhirat adalah penyakit yang dapat memberikan mudhorot bagi si penderitanya di akhirat, -pent.

*[2] Tidaklah yang dimaksud adalah siapa yang memberikan pengobatan tersebut (ustadz-kah, kyai-kah, bukan demikian), akan tetapi dikarenakan pengobatan Al-Quran hanya mempunyai manfaat yang besar jika pelakunya adalah seseorang yang benar tauhidnya dan memenuhi syarat-syarat yang akan dijelaskan pada bagian berikutnya, -pent.

*[3] Terdapat dalam ayat Al-Qur`an surat Al-Hasyr ayat ke-21, yang artinya: “Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.”

*) Dapat kita simpulkan pengobatan dengan AlQuran adalah termasuk dengan membaca Al-Quran, mempelajarinya, memahami, menerimanya, dan sungguh-sungguh mengamalkan isi AlQuran. Keajaiban Quran hanya didapat dengan cara demikian karena Quran adalah petunjuk hidup dari Allah, Robb seluruh alam, untuk diamalkan pelajaran-pelajaran yang ada di dalamnya. Wallahu a’lam. (Anas_Samosir)

 

————————————————————————————

Sumber disadur dari Kaifa Tu’aliju Maridhoka bir Ruqyah asy-Syar’iyyah

Sumber bacaan lainnya:
Al-’Ilaaj war Ruqa minal Kitab was Sunnah (edisi terjemahan Bahasa Indonesia);
karya Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qohthoni
penerjemah: Ummu ‘Abdillah Shofa` Al-Atsariyyah
Majalah Jurnal Asy-Syifa 

Pencarian pengunjung Resep Obat Mahal dot com seputar:

  • ayat pengobatan
  • ayat alquran tentang obat-obatan
  • Ayat al quran sebagai obat
  • dalil al quran sebagai obat
  • yhs-fullyhosted_003
  • ayat quran tentan penyakit
  • ayat alquran tentang obat herbal
  • AYAT ALQURAN TENTANG PENYAKIT DAN OBATNYA
  • ayat syifa penyembuh penyakit
  • ayat mnjadi obat

4 Responses

  1. Gert

    For the love of God, keep writing these articles.

  2. alhamdulillah :)
    setuju sama om yang satu ini :)

  3. [...] ini adalah sambungan dari tulisan yang saya tampilkan sebelumnya berjudul Al-Quran Obat Segala Penyakit bagian I dan bagian II.Diterjemahkan dari tulisan karya Asy-Syaikh Abdullah bin Muhammad As-Sadhan. Beliau [...]

Tulis Komentar Anda